jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendesak aparat keamanan segera menangkap pelaku penembakan terhadap tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Peristiwa itu, kata dia, merupakan tindakan kekerasan yang sangat serius dan tidak dapat dibenarkan. Pasalnya, menurut dia korban sedang menjalankan tugas untuk melayani masyarakat, sehingga keselamatan mereka harus menjadi perhatian utama.
"Kejadian ini juga menunjukkan bahwa ancaman terhadap masyarakat dan aparatur negara di Papua masih perlu ditangani secara serius," kata Dave di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, kejadian ini juga menunjukkan bahwa ancaman terhadap masyarakat dan aparatur negara di Papua masih perlu ditangani secara serius. Maka dari itu, aparat juga perlu memastikan proses hukum berjalan terhadap pelaku.
Di samping itu, dia pun mengingatkan bahwa dukungan yang diberikan oleh TNI perlu sesuai tugas dan kewenangannya, termasuk mengerahkan kemampuan dan sumber daya yang diperlukan apabila situasi membutuhkannya.
"Setiap tindakan di lapangan harus dilakukan secara terukur dan terkoordinasi dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat," katanya.
Dia menilai pengamanan di wilayah yang memiliki potensi gangguan keamanan juga perlu diperkuat, terutama pada titik-titik rawan dan jalur aktivitas masyarakat maupun aparatur pemerintah. Maka dari itu, koordinasi antara TNI dan Polri harus terus diperkuat agar setiap ancaman dapat direspons dengan cepat dan tepat, sekaligus mencegah jatuhnya korban kembali.
Yang paling penting, menurut dia, negara tidak boleh membiarkan masyarakat maupun aparat sipil menjadi sasaran kekerasan. Pelaku harus diproses sesuai hukum, sementara keamanan masyarakat harus dipastikan agar aktivitas pemerintahan dan kehidupan warga di Papua dapat terus berjalan tanpa rasa takut.
















































