jateng.jpnn.com, SEMARANG - Abiturien Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 turut mengambil bagian dalam modernisasi fasilitas pendidikan di almamaternya. Batalyon Wira Satya itu membangun dapur taruna lengkap dengan perlengkapannya untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan keseharian taruna di Akpol.
Pembangunan dapur tersebut menjadi bagian dari pembenahan sejumlah fasilitas di Akpol, Kota Semarang. Modernisasi fasilitas ditandai dengan peletakan batu pertama renovasi oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo di Akpol, Jumat (11/9).
Tampak pula, Kalemdiklat Polri Komjen Pol Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak, Gubernur Akpol Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, dan Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.
Ketua Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan pembangunan dapur merupakan bentuk kontribusi aktif angkatannya untuk mendukung pembenahan fasilitas Akpol.
“Kami ambil bagian bangun dapur dengan segala isinya, seizin dari ketua pembina angkatan kami Bapak Kapolda Jateng (Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, red), kami sepakat untuk membantu membangun Akpol, khususnya dapur Akpol hingga selesai. Jadi kami tidak akan lari dari tanggungjawab, karena kami diajarkan oleh pengasuh-pengasuh kami yang luar biasa,” kata Brigjen Budhi.
Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi wujud tanggung jawab alumni terhadap almamater. Dukungan diberikan agar fasilitas pendidikan di Akpol terus berkembang dan mampu menunjang kebutuhan taruna.
Pembenahan fasilitas Akpol tidak hanya dilakukan melalui pembangunan dapur. Renovasi juga mencakup ruang makan taruna, fasad resimen taruna, hingga pengembangan laboratorium komputer.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pengembangan fasilitas Akpol merupakan bagian dari gagasan modernisasi yang semakin diperkuat sejak 2024. Dalam proses tersebut, Akpol juga melakukan pembelajaran dari pengelolaan fasilitas di Akademi Militer.













































