jatim.jpnn.com, SURABAYA - Universitas Ciputra (UC) Surabaya menargetkan tingkat pengangguran lulusannya bisa ditekan hingga nol persen melalui penguatan kompetensi, pengalaman industri, kewirausahaan, dan keberlanjutan bisnis keluarga.
Upaya tersebut dilakukan sejak mahasiswa memasuki awal perkuliahan. Salah satunya melalui rangkaian Orientation Week (O-Week) 2026 yang membekali mahasiswa baru dengan pemahaman dunia kerja sekaligus pemetaan potensi diri.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kesiapan Kerja, dan Kolaborasi Industri Universitas Ciputra Prof Dr Trianggoro Wiradinata mengatakan kesiapan memasuki dunia profesional tidak seharusnya baru dibangun ketika mahasiswa mendekati kelulusan.
Menurut dia, mahasiswa perlu sejak awal mengenali kekuatan diri, memahami dunia industri, serta melihat peluang karier dan bisnis yang dapat dikembangkan selama masa perkuliahan.
“Bagi kami, pendidikan tinggi bukan hanya tentang bagaimana mahasiswa menyelesaikan studi dan memperoleh gelar. Yang lebih penting adalah bagaimana mereka menemukan potensinya, mengembangkan kompetensi yang relevan, serta memiliki kesiapan menghadapi perubahan dunia profesional,” kata Trianggoro.
Dia menjelaskan UC menyiapkan tiga jalur sukses bagi mahasiswa setelah lulus.
Pertama, memasuki dunia industri melalui kesiapan kerja dan pengalaman magang. Kedua, membangun startup atau usaha sendiri. Ketiga, melanjutkan dan mengembangkan bisnis keluarga.
“Tidak semua orang punya bisnis keluarga, tidak semua orang bisa startup. Karena itu, kami punya tugas besar mempersiapkan mereka untuk bisa masuk ke industri,” ujarnya.





































