jpnn.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan 270 perjalanan LRT Jabodebek per hari selama periode libur panjang akhir pekan pada 14-17 Mei 2026.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika mengatakan, pada periode libur panjang LRT Jabodebek merupakan moda transportasi yang terhubung langsung dengan pusat aktivitas tanpa harus menghadapi kepadatan lalu lintas.
"LRT Jabodebek menjadi salah satu pilihan utama karena terintegrasi dengan berbagai moda lanjutan dengan efisiensi dari segi kepastian waktu dan kepraktisan moda lanjutan,” ujarnya.
Keberadaan stasiun LRT Jabodebek yang terhubung dengan berbagai moda transportasi lanjutan memudahkan mobilitas masyarakat menuju berbagai pusat aktivitas.
LRT Jabodebek telah terintegrasi dengan KRL Commuter Line, Kereta Cepat Whoosh, KA Bandara, MRT Jakarta, Transjakarta, serta transportasi lanjutan lainnya.
Selain itu, sejumlah stasiun juga memiliki akses menuju destinasi wisata dan pusat kegiatan masyarakat seperti destinasi wisata dan kawasan pusat perbelanjaan.
Untuk mendukung kenyamanan pengguna selama menggunakan layanan LRT Jabodebek, KAI menyediakan berbagai fasilitas pengguna prioritas seperti ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas.
KAI juga menyediakan water station di seluruh stasiun sehingga pengguna dapat mengisi ulang botol minum atau tumbler secara gratis sebagai bagian dari dukungan terhadap gaya hidup ramah lingkungan.











































