Gus Yahya Tegaskan Muktamar PBNU Bukan Batu Loncatan Pemilu 2029

3 hours ago 17

Gus Yahya Tegaskan Muktamar PBNU Bukan Batu Loncatan Pemilu 2029

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Foto: dokumentasi PBNU

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf berharap pelaksanaan muktamar tidak dijadikan sebagai ajang batu loncatan politik.

Forum tertinggi di lingkungan organisasi tersebut harus steril dari kepentingan menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

“Bahwa muktamar ini tidak menjadi ajang semacam batu loncatan untuk Pemilu 2029,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yahya ini di Jakarta, Rabu (13/5).

Gus Yahya mengatakan pesan tersebut telah berulang kali disampaikan selama hampir lima tahun kepemimpinannya di PBNU. Karena itu, PBNU akan mengupayakan agar muktamar tidak dimanfaatkan sebagai arena untuk kepentingan politik elektoral.

Terkait mekanisme pencalonan dalam Muktamar, ia menyebut tidak ada kewajiban bagi calon untuk mundur dari jabatan struktural, utamanya di pemerintahan, terlebih dahulu. Namun demikian, terdapat aturan mengenai larangan rangkap jabatan yang harus diperhatikan.

“Yang jelas ada larangan rangkap jabatan dalam soal itu,” katanya.

Ia menegaskan untuk bisa meyakinkan bahwa calon tersebut layak untuk dipilih, maka calon tersebut mesti memperlihatkan kelayakannya dan memastikan bahwa tidak ada hambatan yang dapat memengaruhi proses pencalonannya.

Saat ini, Menteri Agama Nasaruddin Umar diisukan tengah didorong untuk maju sebagai kandidat calon ketua umum PBNU. Di sisi lain, Gus Yahya juga mengisyaratkan akan kembali maju untuk menuntaskan janji saat muktamar di Lampung.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf berharap pelaksanaan muktamar tidak dijadikan sebagai ajang batu loncatan politik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |