jpnn.com, JAKARTA - Kader Partai Demokrat sekaligus Anggota DPRD NTT Boni Jebarus menanggapi komentar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia soal Pidato Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku ketua umum partai berlogo Mercy itu.
"Tidak elok jika Waketum Golkar Doli melempar granat di tengah koalisi yang solid dan adem. Ini terbaca gelagat Golkar yang terkesan sedang mengadu domba di antara anggota Koalisi," ujar Boni Jebarus pada Rabu (9/9/2026).
Pernyataan Boni tersebut menanggapi komentar Doli Kurnia soal Pidato Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tentang kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya.
Doli, menurut Boni, menilai gestur AHY seperti memberi sinyal siap maju di kontestasi Pemilu 2029.
"Secara substansi, apa yang disampaikan oleh AHY, sepenuhnya setuju, namun Doli menyoroti posisi AHY yang berada di koalisi pemerintah," ujar Boni.
"Ia (Doli, red) memandang AHY seolah memberi sinyal kuat menjadi pesaing di Pilpres mendatang," kata Boni.
Lebih lanjut, Boni Jebarus menilai komentar Doli Kurnia keliru dan terkesan tendensius.
"Pidato AHY itu untuk pembelajaran kader dan simpatisan yang bertepatan dengan peringatan HUT Ke-25 Partai Demokrat," ujar Boni.


















.jpeg)





























