jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah akan mengambil langkah untuk menjaga kesinambungan anggaran jika harga minyak dunia meningkat pada 2027.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan menjelang 2027 eskalasi geopolitik masih belum berhenti, sehingga pemerintah perlu menerapkan strategi menjaga APBN.
“Kami pasti akan lakukan langkah-langkah untuk memastikan anggaran tetap berkesinambungan seperti tahun ini,” kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (9/9).
Menurut Purbaya, pemerintah telah memiliki pengalaman menghadapi tekanan akibat perubahan harga minyak, sehingga gejolak serupa bukan merupakan kondisi baru.
“Jadi, kan bukan pengalaman baru, kami enggak akan terlalu kaget,” ujarnya.
Kendati demikian, Purbaya tidak merinci bentuk kebijakan fiskal yang akan ditempuh jika harga minyak dunia pada 2027 meningkat melampaui asumsi pemerintah.
Pemerintah menggunakan asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) sebesar USD 75 per barel dan nilai tukar rupiah Rp 17.500 per USD dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
Dengan asumsi kurs tersebut, harga ICP setara sekitar Rp 1,31 juta per barel.


















.jpeg)





























