bali.jpnn.com, BULELENG - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto mengingatkan para prajurit muda bahwa seragam dan pangkat yang dikenakan merupakan bentuk kehormatan serta amanah yang harus dijaga.
"Keberhasilan ini tidak diperoleh dengan mudah. Kelulusan ini bukan akhir pembentukan, melainkan awal perjalanan pengabdian di satuan masing-masing," ujar
Mayjen Piek Budyakto saat memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026 di Lapangan Chandradimuka Dodiklatpur Rindam IX/Udayana, Pulaki, Buleleng, Rabu (9/9) kemarin.
Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan agar seluruh prajurit yang baru dilantik tetap memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman bertugas.
“Prajurit TNI AD dituntut untuk tangguh, profesional, serta selalu hadir di tengah rakyat,” kata Mayjen Piek Budyakto dilansir dari Antara.
Dalam pendidikan selama kurang lebih dua bulan ini, para siswa ditempa melalui evaluasi Tri Pola Dasar Pendidikan.
Hasilnya, Prada Imanuel Hawu Rohi Lay berhasil meraih predikat terbaik pada aspek Sikap & Perilaku serta Pengetahuan & Keterampilan.
Prada Komang Suryanata menyabet predikat terbaik pada aspek Jasmani.
Upacara penutupan tersebut juga disemarakkan dengan berbagai atraksi ketangkasan.















.jpeg)





























