jpnn.com, SERANG - Basarnas mengerahkan Helikopter HR-3604 untuk mendukung operasi pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang di sekitar Perairan Selat Sunda.
Rombongan insan pers tersebut dikabarkan hilang kontak saat sedang meliput erupsi Gunung Anak Krakatau menggunakan kapal cepat.
Perjalanan mereka dimulai dari Dermaga Pagedongan, Carita pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB dengan jumlah total penumpang delapan orang terdiri dari lima jurnalis serta tiga kru.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Banten Al Amrad mengatakan helikopter dikerahkan untuk memperkuat operasi pencarian di Kawasan Gunung Anak Krakatau.
"Helikopter berangkat dari Lanud Atang Sendjaja sekitar pukul 12.36 WIB," ucap Al Amrad, Kamis (10/9).
Al Amrad menjelaskan terdapat tujuh personel yang ikut dalam operasi pencarian melalui jalur udara.
Para personel tersebut antara lain Letkol Pnb Endrik Setyo Utomo, Kapten Pnb Dimas Aribowo, Serka Deatry Mulianto, Sertu Moch Farhan, Serda Eki P Ginting, Pratu Ronni Bagus, dan Prada Brillian Muammar.
"Pengerahan helikopter menjadi bagian upaya penguatan pencarian melalui dukungan udara," ujar dia.
















































