jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka meminta tim SAR gabungan dan seluruh unsur untuk memaksimalkan pencarian dan pertolongan lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Senin (7/9/2026).
Selain lima jurnalis, tiga orang lain dalam rombongan, yaitu Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu juga hilang.
"Mohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar seluruh rombongan segera ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali kepada keluarga," kata Rieke kepada awak media, Kamis (10/9).
Lima jurnalis, yakni Bagus (ANTARA), Ari Basuki, (Merdeka.com) Yudistiro (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance) hilang saat menumpangi kapal Arupadhatu 1.
Adapun, kapal tersebut hilang ketika rombongan jurnalis hendak meliput erupsi Anak Krakatau.
Selain jurnalis, tiga orang dalam Arupadhatu 1, yakni Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), dan Heriyanto (pemandu) juga dinyatakan hilang.
"Operasi pencarian telah diperkuat dan diperluas di perairan Selat Sunda," kata Rieke.
Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menyebut kasus jurnalis hilang saat mau meliput erupsi Anak Krakatau sebagai alarm bagi negara dan industri media.
















































