Angkat Trauma Pria Tionghoa, Film 'Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang' Tembus SIFF

1 hour ago 21

Angkat Trauma Pria Tionghoa, Film 'Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang' Tembus SIFF

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gambar dari salah satu adegan dalam film 'Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang’ atau RBMT hasil kolaborasi Matta Cinema Production dengan Ruang Basbeth Bercerita. Foto: Matta Cinema Production

jpnn.com - Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang atau RBMT berhasil menembus Shanghai International Film Festival (SIFF) yang akan berlangsung 12-21 Juni 2026.

Gambar hidup hasil kolaborasi Matta Cinema Production dengan Ruang Basbeth Bercerita itu terpilih masuk dalam kompetisi utama atau main competition SIFF 2026 di Shanghai, Tiongkok.

RMBT dihadirkan di SIFF 2026 dengan judul My Own Last Supper. Film yang pernah diluncurkan di ajang Asian Content and Film Market (ACFM) Busan Internasional Film Festival 2025 itu juga akan menggelar world premiere di SIFF.

CEO Matta Cinema Production (MCP) Nugroho Dewanto menyatakan RMBT berhasil masuk dalam tujuh kategori yang dikompetisikan, yakni best feature, best director, best actor, best actress, best screenplay, best cinematographer, dan best outstanding artistic.

"Pencapaian ini merupakan kebanggaan sekaligus kehormatan bagi kami, bisa mewakili Indonesia dalam ajang festival film kelas dunia seperti SIFF," kata Nugroho melalui layanan pesan, Kamis (4/6/2026).

Nugroho bersama Imran Hasibuan dan Lyza Anggraheini menjadi produser dalam film itu. Adapun Ismail Basbeth menjadi sutradara film yang diangkat dari novel berjudul sama karya Wisnu Suryaning Adji tersebut.

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang berhasil menembus Shanghai International Film Festival (SIFF) yang akan berlangsung 12-21 Juni 2026 di Tiongkok.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |