jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengatakan masih menemukan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan kondisi yang dinilai tidak sesuai standar.
Kondisi tidak standar itu, yakni area dapur yang kotor, keberadaan belatung, pallet yang tidak memenuhi standar sehat, tempat pencucian yang tidak layak, ruangan dapur yang panas, serta area dapur kering, penyimpanan basah, dan gudang kering yang masih bercampur.
Hal itu didapati Dudung saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua dapur SPPG di kawasan Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Dudung bilang, pemisahan antara area kotor dan area bersih merupakan prinsip dasar dalam pengelolaan dapur makanan.
Untuk itu, dia meminta agar dapur SPPG yang tidak memenuhi standar segera diperbaiki dalam waktu dekat.
“Kalau tidak bisa diperbaiki dalam waktu dekat, segera ditutup saja. Saya sampaikan ke BGN,” ucap Dudung dalam keterangannya, pada Selasa (12/5).
KSP sendiri telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional dan Wakil Kepala BGN untuk menindaklanjuti temuan di lapangan.
Dia juga mendorong agar dapur SPPG yang tidak memenuhi standar segera disuspen.











































