jpnn.com, JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) berkolaborasi dengan UMKM binaan Zaliva menghadirkan ruang kreatif bagi anak-anak disabilitas dalam ajang Batik Bordir & Aksesoris Fair 2026 yang digelar di Surabaya pada 6–10 Mei 2026.
Kolaborasi ini tidak hanya menampilkan karya kreatif UMKM lokal, tetapi juga membuka ruang partisipasi aktif bagi anak-anak disabilitas untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta rasa percaya diri melalui pelatihan membatik dan keterlibatan langsung dalam pameran.
Program ini tidak hanya memberi ruang berekspresi, tetapi juga membuka peluang ekonomi inklusif bagi anak disabilitas dan UMKM binaan.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan, tidak semata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penciptaan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.
“PGN percaya setiap anak memiliki potensi dan kesempatan yang sama untuk berkembang. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan ruang yang inklusif agar anak-anak disabilitas dapat menyalurkan kreativitas, membangun rasa percaya diri, serta memiliki peluang untuk lebih mandiri melalui karya yang mereka hasilkan,” ujar Fajriyah.
Selama pameran berlangsung, sebanyak lima anak disabilitas dari Rumah Anak Prestasi turut ambil bagian dalam kegiatan demo membatik di booth UMKM PGN.
Anak-anak tuna rungu, tuna grahita, dan tuna daksa tersebut tidak hanya memamerkan keterampilan membatik, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pengunjung, menunjukkan bahwa kreativitas dan semangat berkarya dapat tumbuh tanpa batas.
“Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih luas bagi anak-anak disabilitas untuk berani tampil, menunjukkan hasil karya mereka, dan merasakan bahwa karya yang mereka buat memiliki nilai serta mendapat apresiasi dari masyarakat,” tutur Fajriyah.











































