6 Alasan ASN PPPK Menolak Mekanisme Tes Dalam Peralihan ke PNS, Ada Permainan?

2 hours ago 12

6 Alasan ASN PPPK Menolak Mekanisme Tes Dalam Peralihan ke PNS, Ada Permainan?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ki-Ka: Ketum AP3KI Nur Baitih, pengurus pusat AP3KI Ahmad Saifudin, pengurus pusat AP3KI Titi Purwaningsih. Foto dok. AP3KI for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - ASN PPPK ramai-ramai menolak tes dalam peralihan ke PNS. Mereka menuntut pengangkatan PNS dari PPPK penuh waktu hanya melalui seleksi administrasi, bukan seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

"PPPK penuh waktu itu sudah tes berkali-kali, buat apa tes lagi. Kami hanya butuh pengakuan pemerintah atas pengabdian panjang ini," kata Ahmad Saifudin, pengurus pusat Asosiasi Pegawai Pemerintan Perjanjian Kerja Indonesia (AP3KI) kepada JPNN, Selasa (15/9/2026).

Dia mengungkapkan ada enam alasan utama penyebab ASN PPPK menolak mekanisme tes dalam peralihan ke PNS, yaitu:

1. Terjadinya birokrasi yang tidak fair dalam seleksi yang terjadi selama berpuluh-puluh tahun lamanya.

Sistemnya tidak transparan, berbeda dengan saat tes PPPK 2019 justru muncul jelas nilai passing grade.

2. Terjadinya anomali data lulus dan tidak lulus.

Pengalaman hasil tes CPNS 2012 dari honorer K2 terjadi banyak hal yang sangat tidak wajar.

3. Terjadinya game system

Ada 6 alasan ASN PPPK menolak mekanisme tes dalam peralihan ke PNS, ada permainan?

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |