jpnn.com, JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menemui korban dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Dalam kunjungannya, Gibran menemui korban dan keluarga serta memastikan pelayanan kesehatan dan kebutuhan obat-obatan bagi para korban.
Pemerintah juga memberikan opsi rujukan untuk mendapatkan perawatan lanjutan, baik ke Medan maupun Jakarta.
Perhatian terhadap kondisi korban dilanjutkan dengan menugaskan dokter pribadi Gibran untuk berada di Karo, guna membantu memantau kondisi pasien dan berkoordinasi mengenai kebutuhan medis lanjutan.
Salah satu korban kemudian diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Wahyu Ario Pratomo menilai langkah tersebut menunjukkan tanggung jawab pemerintah dalam menangani korban.
“Jadi, saya melihat langkah tersebut sebagai bentuk respons tanggung jawab pemerintah yang serius dan berpihak kepada korban,” kata Wahyu.
Namun, menurut Wahyu, penanganan korban tidak cukup apabila tidak dibarengi dengan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan program MBG.

















































