Riset Unnes Tembus Pasar Global, Kopi dan Rempah Dipamerkan di Kazakhstan

57 minutes ago 15

Selasa, 15 September 2026 – 15:23 WIB

Riset Unnes Tembus Pasar Global, Kopi dan Rempah Dipamerkan di Kazakhstan - JPNN.com Jateng

Keikutsertaan Co-Spice Unnes bersama Nestra Kottama Indonesia dalam Astana Coffee Expo 2026 di EXPO International Exhibition Center, Astana, Kazakhstan pada 3-5 September 2026. FOTO: Source for JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Riset perguruan tinggi mulai diarahkan untuk menghasilkan produk yang mampu menembus pasar global. Hal itu dilakukan PUI PT Pascapanen Kopi dan Rempah (Co-Spice) Universitas Negeri Semarang (Unnes) melalui pengembangan kopi, rempah, dan inovasi minuman kesehatan.

Langkah itu ditunjukkan melalui keikutsertaan Co-Spice Unnes bersama Nestra Kottama Indonesia dalam Astana Coffee Expo 2026 di EXPO International Exhibition Center, Astana, Kazakhstan pada 3-5 September 2026.

Keikutsertaan dalam ajang tersebut difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Astana sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi ekonomi, hilirisasi hasil riset, sekaligus membuka akses pasar bagi produk inovasi Indonesia di kawasan Asia Tengah dan Eurasia.

“Kami ingin membangun ekosistem dari research to product, dari product to market, dan dari market menuju global commercialization,” ujar Ketua PUI PT Pascapanen Kopi dan Rempah Co-Spice Unnes Eka Yuli Astuti, Selasa (15/9).

Menurut Eka, proses tersebut tidak berhenti pada pengembangan produk. Umpan balik dari konsumen di Kazakhstan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan produk sebelum dikembangkan untuk pasar yang lebih luas.

Eka mengatakan kopi dan rempah Indonesia memiliki potensi yang lebih luas apabila tidak hanya dipasarkan sebagai bahan baku. Produk tersebut dapat dikembangkan dengan menggabungkan inovasi, teknologi pascapanen, jenama, konsep wellness, serta kekayaan budaya Nusantara.

“Kopi dan rempah Indonesia bukan hanya komoditas, tetapi juga membawa pengetahuan, budaya, inovasi dan nilai kesehatan yang dapat menjadi bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia,” katanya.

Dalam Astana Coffee Expo 2026, produk kopi dan rempah Indonesia, termasuk inovasi minuman kesehatan, diperkenalkan kepada pengunjung. Produk tersebut sekaligus menjadi objek uji pasar dan uji preferensi organoleptik konsumen Kazakhstan.

Kopi dan rempah hasil riset Universitas Negeri Semarang (Unnes) tembus pasar global dipamerkan di Kazakhstan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |