jpnn.com, JAKARTA - PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI) mulai mengubah cara bermain di tengah upaya memperkuat kinerja perusahaan.
Anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk itu kini tidak hanya mengejar banyaknya proyek, tetapi juga memastikan setiap pekerjaan memberikan dampak positif terhadap bisnis.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama WKI Bambang Dwi Wijayanto mengatakan perusahaan menerapkan strategi pertumbuhan yang lebih selektif.
"Proyek yang diperoleh harus memiliki kepastian penagihan, margin wajar, dan risiko yang terkendali," kata Bambang dalam keterangannya, Rabu (2/9).
WKI menjalankan transformasi melalui tiga tahap, yakni pemulihan, reposisi, dan pertumbuhan berkelanjutan.
Strategi tersebut diterapkan untuk memperkuat posisi WKI sebagai mitra di bidang infrastruktur dan energi baru terbarukan (EBT).
Bambang menyebut kinerja perolehan Nilai Kontrak Baru (NKB) menjadi salah satu indikator penguatan bisnis perusahaan.
Dia menambahkan pada 2025, realisasi NKB WKI mencapai 100,07 persen dari target, sementara itu, segmen konstruksi mencatat realisasi NKB sebesar 104,41 persen dari target.









































