OKX Rilis Laporan PoR Ke-46, Amankan Aset 22,96 Miliar Dolar AS

1 hour ago 22

OKX Rilis Laporan PoR Ke-46, Amankan Aset 22,96 Miliar Dolar AS

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bursa kripto global terkemuka, OKX, kembali menerbitkan laporan Proof of Reserves (PoR) bulanan untuk yang ke-46 kalinya secara berturut-turut. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Bursa kripto global terkemuka, OKX, kembali menerbitkan laporan Proof of Reserves (PoR) bulanan untuk yang ke-46 kalinya secara berturut-turut.

Per Agustus 2026, platform ini tercatat mengelola aset utama senilai 22,96 miliar dolar AS dengan rasio pencadangan yang selalu berada di atas 1:1 dalam segala kondisi pasar.

Laporan berkala ini mencakup rincian rasio cadangan untuk 22 aset kripto utama.

Beberapa di antaranya meliputi Bitcoin (BTC) sebesar 111 persen, Ripple (XRP) 108 persen, Tether (USDT) 106 persen, Solana (SOL) 104 persen, serta Ethereum (ETH), USDC, dan Dogecoin (DOGE) yang masing-masing berada di angka 101 persen.

Rasio di atas 100 persen ini membuktikan bahwa aset fisik yang disimpan oleh OKX melampaui total saldo milik seluruh penggunanya.Demi menjaga privasi, OKX memanfaatkan teknologi kriptografi zk-STARK.

Sistem ini memungkinkan nasabah memverifikasi keabsahan cadangan bursa secara mandiri tanpa harus mengungkap saldo individu kepada pihak lain.

Meski demikian, manajemen mengingatkan bahwa angka snapshot ini merepresentasikan satu titik waktu tertentu sehingga tidak menggambarkan posisi dana secara real-time.

"Empat puluh enam bulan berturut-turut bukan soal angka. Ini soal rutinitas. Pengguna berhak tahu aset mereka ada, kapan pun mereka ingin memeriksanya," ujar Ferry, Growth Manager OKX Wallet dalam keterangan tertulisnya.(antara/jpnn)

Bursa kripto OKX menerbitkan laporan Proof of Reserves ke-46 dengan mencatat aset utama senilai 22,96 miliar dolar AS dan rasio cadangan pengguna di atas 1:1.


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |