bali.jpnn.com, DENPASAR - Kanwil Kemenkum Bali meluncurkan Optimalisasi Pengawasan Kearsipan (OPSI PK) sebagai langkah strategis untuk memperkuat penyelenggaraan kearsipan yang tertib, efektif, efisien, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom Meeting ini dirangkaikan dengan Sosialisasi serta Pendampingan Pengelolaan Arsip, sebagai bagian dari Aksi Perubahan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum I Nengah Sukadana dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan 76 Tahun Anggaran 2026.
Kakanwil Kemenkum Bali Eem Nurmanah menegaskan bahwa penguatan kearsipan merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berkualitas sekaligus mendukung peningkatan indikator Reformasi Birokrasi.
Menurutnya, OPSI PK tidak boleh berhenti sebatas seremoni peluncuran, tetapi harus menjadi gerakan bersama seluruh jajaran.
“Keberhasilan penyelenggaraan kearsipan bukan hanya menjadi tanggung jawab unit kearsipan, tetapi merupakan tanggung jawab setiap ASN.
OPSI PK harus mampu menghadirkan perubahan nyata dan membangun budaya tertib arsip di lingkungan Kanwil Kemenkum Bali,” kata Kakanwil Eem Nurmanah.
OPSI PK dikembangkan dengan pendekatan end-to-end, melalui penguatan enam instrumen utama pengelolaan arsip dinamis.
Meliputi penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, penyusutan arsip, sumber daya manusia kearsipan, serta sarana dan prasarana.






































