jpnn.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi sinergi aparat dalam menggagalkan penyelundupan narkoba di Kepulauan Riau (Kepri).
"Saya apresiasi kolaborasi tajam Polri, BNN, dan Bea Cukai yang kembali menggagalkan masuknya bahan baku narkoba dalam jumlah besar," kata Sahroni melalui keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).
Sebelumnya, personel gabungan BNN RI, Bareskrim Polri, Ditjen Bea dan Cukai, serta Polda Kepri mengungkap penyelundupan 800 kilogram ketamin melalui jalur laut.
Ketamin itu ditemukan dari kapal Fuchangxing 1 berbendera Komoro, sebuah negara di Afrika bagian timur.
Terkait hal itu, Sahroni juga meminta agar pengawasan jalur laut diperketat untuk mencegah masuknya bahan baku narkoba ke Indonesia.
"Perlu jadi perhatian bahwa dalam beberapa waktu belakangan sudah berton-ton narkoba via laut digagalkan. Ini menunjukkan jalur laut kita masih menjadi celah yang dimanfaatkan jaringan internasional untuk memasukkan barang haram," ujarnya.
Menurut Sahroni, berbagai kasus penyelundupan narkoba itu membuktikan Indonesia sedang disasar. Terlebih lagi Ketamin sangat berbahaya karena dijadikan sebagai bahan liquid vape narkoba yang sekarang marak.
"Jadi, saya minta institusi terkait waspada, jangan sampai Indonesia dijadikan jalur lalu lintas narkoba internasional," ucap Sahroni.









































