jpnn.com, JAKARTA - PT Vententy Fortuna International Tbk (VENTENY) memaparkan kinerja perseroan hingga semester I 2026 dalam ajang Public Expose Live 2026 yang digelar dalam rangka 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia.
Perusahaan berkode saham VTNY itu menyampaikan perkembangan bisnis, kinerja keuangan, serta strategi pertumbuhan yang akan dijalankan sepanjang 2026.
Hingga paruh pertama 2026, Venteny membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 105,8 miliar.
Angka tersebut meningkat 1,8 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan itu ditopang oleh strategi perseroan dalam mengembangkan dua lini bisnis utama, yakni B2B Financial Services dan B2B2E Employee Super App.
Kedua segmen tersebut dikembangkan secara beriringan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan bisnis.
Segmen B2B Financial Services masih menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan Venteny.
Pada semester I 2026, lini bisnis itu mencatatkan pendapatan sebesar Rp60,9 miliar atau sekitar 57,5 persen dari total pendapatan perseroan.















































