Polda Metro Jaya Harus Ungkap Dalang Kericuhan 27 Agustus

3 hours ago 13

Polda Metro Jaya Harus Ungkap Dalang Kericuhan 27 Agustus

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Arsip - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Mochamad Choirul Anam (kedua kanan). Foto ANTARA Kalteng/Auliya Rahman

jpnn.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong Polda Metro Jaya mengungkap dugaan adanya dalang di balik kericuhan 27 Agustus 2026.

Polisi bisa mengusut aktor intelektual kericuhan itu dengan mendalami mobilisasi massa hingga dugaan pendanaan.

Komisioner Kompolnas Choirul Anam menyebut pengungkapan diperlukan untuk mengetahui secara menyeluruh pihak yang berada di balik peristiwa tersebut, khususnya kericuhan pada malam hari.

"Kami Kompolnas tetap mendorong Polda Metro untuk membongkar siapa aktor intelektual di balik peristiwa tanggal 27 kemarin. Khususnya yang di malam hari," ujar Anam, Kamis (3/9/2026).

Dia menilai pola yang ditemukan dalam peristiwa 27 Agustus memiliki kemiripan dengan peristiwa yang terjadi pada 2025, sehingga perlu menjadi bahan pendalaman kepolisian.

Anam mengatakan pendalaman tidak hanya perlu diarahkan terhadap pelaku di lapangan, tetapi juga mencakup dugaan mobilisasi massa dan pendanaan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

"Karena kita bisa belajar dari peristiwa 2025. Ada pola di lapangan itu mirip antara 2025 dan 2026 kemarin. Sehingga aktor intelektual di balik peristiwa tanggal 27 kemarin maupun peristiwa yang lain itu harus segera diungkap," tuturnya.

Dia juga mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya yang telah merilis dua sketsa pria yang diduga berkaitan dengan kasus pengeroyokan atau penganiayaan terhadap warga di Pejompongan saat kericuhan 27 Agustus.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong Polda Metro Jaya mengungkap dugaan adanya dalang di balik kericuhan 27 Agustus 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |