Java United Buka Suara soal Pengurangan Poin -2 di Awal Super League 2026/27

4 hours ago 16

Java United Buka Suara soal Pengurangan Poin -2 di Awal Super League 2026/27

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Skuad Java United saat melakoni persiapan terakhir menjelang laga Super League 2026/27 melawan Garudayaksa FC, Jumat (4/9) di Stadion Jatidiri, Semarang. Foto: Dokumentasi Java United

jpnn.com, JAKARTA - Manajemen Java United buka suara seusai mengawali Super League 2026/27 dengan pengurangan poin.

Tim berjuluk Laskar Kopodang Emas itu mendapat pengurangan -2 seusai berkaitan dengan proses lisensi klub.

Tercatat adanya perubahan kandang dari Gelora Kie Raha menjadi Stadion Jatidiri, Semarang, dinilai tidak mematuhi salah satu aspek pemenuhan kewajiban lisensi klub tersebut.

Manajer Java United FC Alan Haviludin mengungkapkan pihaknya menerima keputusan dari I.League dengan adanya pengurangan poin.

Untuk itu, pihaknya berharap skuad asuhan Fabio Lefundes itu bisa meraih kemenangan di laga perdana Super League 2026/27 kontra Garudayaksa, Minggu (6/9) mendatang.

“Kami menerima keputusan yang sudah ditetapkan. Tugas kami sekarang adalah mendapatkan poin sebanyak mungkin untuk tetap bersaing di liga,” ujar Alan.

David da Silva dan kolega sendiri tidak terpengaruh dengan adanya pengurangan poin di awal musim.

Hal tersebut malah jadi pelecut untuk bisa meraih poin penuh untuk keluar dari kemelut hukuman yang ada.

Manajemen Java United buka suara seusai mengawali Super League 2026/27 dengan pengurangan poin -2 di awal musim.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |