jpnn.com, JAKARTA SELATAN - Founder dan Creative Conceptor Tulola, Happy Salma mengungkapkan tantangan dalam menjalankan bisnis perhiasan di tengah fluktuasi harga logam mulia akibat ketidakpastian global.
Tingginya harga bahan baku emas saat ini memberikan dampak yang sangat besar terhadap operasional industri perhiasan.
"(Harga emas dunia fluktuatif) sangat impact besar," kata Happy Salma di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Meskipun menghadapi tantangan harga, Happy mengungkapkan bisnisnya tetap mengandalkan silver dan gold sebagai bahan utama, sembari mengembangkan pilihan material lain seperti brass.
Guna menyiasati kondisi tersebut, Tulola beradaptasi dengan bermain pada ukuran serta memilih motif dan bentuk perhiasan secara cerdas.
"Jadi, biasanya kami bermain di dalam size juga gitu, dengan bagaimana kecerdasan kita memilih motif dan juga bentuk itu mempengaruhi gitu," tutur Happy.
Happy mengaku latar belakangnya di dunia teater mengajarkan dirinya untuk selalu bertolak dari sumber daya yang ada dalam merespons setiap situasi.
Perubahan perilaku serta minat pelanggan pun direspons cepat melalui inovasi bentuk-bentuk perhiasan yang berukuran lebih kecil namun tetap terlihat mewah.












































