Audisi Umum PB Djarum 2026 Masuk Hari Kedua, Bakat Putri U-11 Dinilai Lebih Menjanjikan

4 hours ago 12

Audisi Umum PB Djarum 2026 Masuk Hari Kedua, Bakat Putri U-11 Dinilai Lebih Menjanjikan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Aksi atlet putri U-11 asal Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Fiendiziya Gwen Fernandes saat menjalani tahap screening Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026 yang berlangsung di GOR Jati, Kudus, Kamis (10/9). Foto: source for jpnn

jpnn.com, KUDUS - Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026 di GOR Jati memasuki hari kedua dengan persaingan ketat di sektor putri, Kamis (10/9).

Sektor putri menjadi sorotan setelah para pebulu tangkis belia dari berbagai daerah menunjukkan persaingan sengit demi memperebutkan Super Tiket masuk ke PB Djarum.

Tim Pencari Bakat mengungkapkan bahwa meski jumlah peserta putri lebih sedikit dari putra, kualitas teknik dasar dan potensi atlet usia dini (U-11) sangat menjanjikan.

Anggota Tim Pencari Bakat, Yuni Kartika, memaparkan bahwa kualitas talenta putri tahun ini sangat menggembirakan, khususnya pada kategori usia paling bawah (U-11).

Mantan atlet nasional tersebut mengakui timnya harus bekerja ekstra jeli karena sebaran kemampuan peserta dinilai cukup merata.

"Secara jumlah, atlet putri memang lebih sedikit dibanding putra, tapi bukan berarti kualitasnya tidak baik. Teknik dasar rata-rata relatif sudah baik dan untuk usia U-11 banyak yang menjanjikan," kata Yuni.

Ia menambahkan, aspek fisik dan mental para peserta nantinya akan diuji lebih dalam pada fase karantina.Salah satu pembuktian kualitas tersebut ditunjukkan oleh Fiendiziya Gwen Fernandes, atlet U-11 asal Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Demi mengejar mimpinya bergabung dengan klub papan atas ini, Gwen bahkan rela merantau ke Sleman, DIY, untuk menjalani latihan intensif.

Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026 di GOR Jati memasuki hari kedua dengan persaingan ketat di sektor putri, Kamis (10/9).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |