jpnn.com, JAKARTA - Sejumah pabrikan mobil saat ini tengan mengalami kesulitan dalam memasarkan produknya karena adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Salah satunya ialah Mazda Indonesia. Mereka menyebut kenaikan harga BBM sangat berpengaruh terhadap minat dan perilaku konsumen dalam membeli mobil.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Chief Operating Officer Mazda Indonesia Ricky Thio saat ditemui di bilangan Jakarta, Rabu (16/7).
Dia mengungkapkan adanya dampak kenaikan harga BBM terhadap perubahan perilaku konsumen dalam membuat keputusan mengenai pembelian mobil.
"Ya, ada, beberapa pelanggan kami ada yang tanya, ada yang jadi berpikir-pikir, tapi, tugas kami adalah memberikan jawaban, menjelaskan dari segi nilai-nilai yang beda," katanya di Jakarta, Rabu.
"Jadi, saya rasa bohong kalau misalnya ada pergerakan yang cukup besar di pasar atau di masyarakat tidak memberikan dampak apa-apa," ia menambahkan.
Dia mengemukakan bahwa kenaikan harga BBM mempengaruhi keputusan sejumlah konsumen dalam membeli kendaraan, tetapi, dia tidak menyebut data pastinya.
"Ada, satu dua pasti ada. Tidak mungkin sama sekali tidak ada. Kalau saya bilang sama sekali tidak ada, itu artinya saya bohong. Tapi, bagaimana cara kita mengelolanya saja, dan bagaimana kita bisa tetap stabil," ungkapnya.







































