Bukan El Nino, Akses Manusia dan Kelalaian Konsesi Jadi Pemicu Utama Karhutla

5 hours ago 29

Kamis, 03 September 2026 – 14:15 WIB

Bukan El Nino, Akses Manusia dan Kelalaian Konsesi Jadi Pemicu Utama Karhutla - JPNN.com Jogja

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang di Kalimantan kembali menjadi sorotan publik. Fenomena iklim seperti el nino kerap dianggap sebagai faktor penentu karhutla. Padahal, pakar menegaskan bahwa pemicu utama timbulnya titik api bukanlah faktor alam semata, melainkan kombinasi antara kemudahan akses manusia, lemahnya pengelolaan area konsesi, serta faktor sosial dan konflik lahan.

Data spasial dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menunjukkan bahwa sebagian besat titik panas atau hotspot di Kalimantan berada di area konsesi perusahaan.

Pakar Karhutla dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Fiqri Ardiansyah menjelaskan beberapa faktor utama yang menjadi penyebab maraknya karhutla di Kalimantan.

Menurut dia, kebakaran paling sering terjadi di area yang mudah dijangkau oleh manusia. Keberadaan akses ini meningkatkan potensi munculnya sumber api dari berbagai aktivitas manusia di lokasi tersebut.

Munculnya titik panas di wilayah konsesi menunjukkan perlunya evaluasi ketat. Pihak pemegang izin bertanggung jawab penuh untuk mengawasi dan mengelola lahannya agar tidak memicu munculnya kebakaran.

“Jika kebakaran terjadi di area konsesi, hal tersebut dapat menunjukkan adanya ketidaktaatan atau persoalan dalam pengelolaan lahan yang perlu ditelusuri lebih lanjut. Penyebab kebakaran tetap perlu diidentifikasi secara spesifik untuk mengetahui bagaimana kebakaran tersebut bisa terjadi. Apakah terdapat kelalaian dalam pengelolaan area konsesi,” kata dia, dikutip dari situs resmi UGM, Kamis (3/9).

Fiqri menegaskan el nino bukan penyebab langsung munculnya api, melainkan faktor yang meningkatkan kerentanan vegetasi.

Penurunan curah hujan dan kenaikan suhu membuat bahan bakar alami, seperti ranting dan daun kering menjadi sangat mudah terbakar ketika tersulut api.

Karhutla yang terus berulang di Kalimantan terjadi karena berbagai faktor yang berkaitan dengan aktivitas manusia. Buka hanya karena el nino.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |