jpnn.com, TANGERANG - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aries Marsudiyanto, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penyusupan dalam setiap aksi unjuk rasa.
Ia menilai, setiap pergerakan massa di lapangan rawan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Saya melihat kemarin sudah cukup bagus, namun juga harus waspada karena setiap aksi demonstrasi pasti akan ada yang menunggangi," kata Aries usai menghadiri Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di asrama haji Banten di Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu.
Ia mengungkapkan jika pihak yang menunggangi umumnya adalah oknum yang merasa tidak puas, sakit hati, atau terganggu bisnis gelapnya akibat penertiban pemerintah.
"Tindakan anarkis, pengrusakan fasilitas umum, dan pembakaran sangat merugikan dan sudah mengarah pada tindakan terorisme karena mengancam jiwa," katanya.
Menurut dia aksi demonstrasi merupakan bagian dari hak masyarakat yang dilindungi undang-undang dan konstitusi, namun penyampaian aspirasi agar dilakukan secara produktif dan konstruktif.
"Saya berharap, demo itu baik, itu dilindungi oleh undang-undang, konstitusi. Namun demikian, coba dilakukan dengan hal-hal yang produktif dan konstruktif," ujarnya.
Terkait adanya warga yang meninggal dari aksi demonstrasi, lanjut Arief, hal tersebut pastinya akan diusut tuntas oleh kepolisian









































