jpnn.com, JAKARTA - Kesadaran masyarakat urban terhadap gaya hidup sehat terus berkembang. Kini, menjaga tubuh tidak hanya dilakukan lewat olahraga dan pola makan, tetapi juga melalui perawatan berbasis wellness yang menawarkan manfaat fisik sekaligus relaksasi.
Salah satu tren yang makin diminati adalah Brazilian Lymphatic Drainage. Perawatan ini merupakan teknik pijat khusus yang berfokus pada sistem limfatik, yaitu jaringan tubuh yang berperan dalam membantu membuang racun, kelebihan cairan, dan limbah metabolisme.
Berbeda dari pijat konvensional, Brazilian Lymphatic Drainage menggunakan tekanan ringan dengan gerakan ritmis dan terarah untuk membantu melancarkan aliran cairan limfatik.
"Manfaatnya tidak hanya terasa pada tubuh yang lebih rileks," kata CEO Serene Wellness, Sharon Christina, Senin (29/6).
Perawatan ini juga kerap dikaitkan dengan berkurangnya retensi cairan, sehingga tubuh terasa lebih ringan dan tidak mudah kembung. Aliran limfatik yang lebih lancar turut mendukung fungsi metabolisme dan daya tahan tubuh.
Dari sisi estetika, Brazilian Lymphatic Drainage juga menjadi pilihan karena dapat membantu membentuk siluet tubuh yang tampak lebih proporsional. Kulit terlihat lebih kencang, sementara tampilan selulit dapat tersamarkan berkat sirkulasi yang lebih baik.
Satu sesi perawatan umumnya berlangsung sekitar 90 hingga 120 menit dan dilakukan oleh terapis profesional yang telah terlatih. Gerakan pijat diarahkan menuju titik-titik kelenjar getah bening utama, seperti area leher, ketiak, dan pangkal paha, untuk membantu proses pembuangan cairan secara alami.
"Meski sebagian orang dapat merasakan perubahan sejak sesi pertama, hasil yang lebih optimal biasanya diperoleh melalui perawatan berkala," ungkapnya.









































