jpnn.com, JAKARTA - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mempertanyakan realisasi janji pemerintah terkait alokasi anggaran sebesar Rp 4 triliun untuk pembangunan perlintasan kereta api di Bekasi.
Hal ini menyusul tragedi kecelakaan kereta api yang terjadi di wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah dalam rapat kerja bersama bersama Menteri Keuangan, menagih komitmen pemerintah yang sebelumnya telah disampaikan di hadapan Presiden.
Dia mempertanyakan sejauh mana proses penganggaran tersebut telah berjalan di tingkat eksekutif.
"Itu sejauh mana di tingkat pemerintah? Kira-kira itu pertanyaannya, Pak Purbaya,” ujar Said, Senin (29/6).
Merespons hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima dokumen pengusulan resmi.
Menurut dia, usulan tersebut seharusnya datang dari kementerian teknis terkait.
Namun, pernyataan tersebut segera dibantah oleh perwakilan Komisi V DPR RI yang membidangi perhubungan dan infrastruktur untuk memberikan penjelasan.









































