jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin atau Kang TB mengungkap anggaran yang dihemat seandainya calon manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KMNP) tak menjalani Latihan Dasar Militer (Latsarmil).
Mulanya, Kang TB menyebut skema pelatihan selama 45 hari yang terdiri atas 30 hari praktik militer dan 15 hari pembelajaran substansi koperasi.
Legislator fraksi PDI Perjuangan itu mengungkap porsi terbesar pembelajaran bagi calon manajer Kopdes Merah Putih dan KNMP terserap untuk kegiatan kemiliteran.
Kang TB mengatakan pelatihan itu justru tidak berkaitan langsung dengan tugas pengelolaan koperasi.
"Pelatihan harus benar-benar relevan dengan kebutuhan pekerjaan mereka," kata dia melalui keterangan persnya, Senin (29/6).
Kang TB mengungkapkan total kebutuhan anggaran selama 45 hari kegiatan mencapai sekitar Rp45 juta per orang.
"Dari jumlah tersebut, sekitar Rp30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi," kata eks Sesmilpres itu.
Kang TB melanjutkan negara bisa menghemat sekitar Rp30 juta per orang untuk mengajari calon manajer Kopdes Merah Putih dan KNMP andai komponen latihan militer hilang.









































