jpnn.com, TANGSEL - Adapundi (PT Info Tekno Siaga) kembali melakukan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan 2 unit mesin jahit dan alat tulis kantor (ATK) kepada anak-anak difabel Yayasan Sayap Ibu Bintaro pada Kamis (5/3).
Kedua mesin jahit itu untuk mendukung pelatihan keterampilan dan kemandirian para difabel.
Kegiatan yang digelar setiap tahunan itu untuk merefleksikan positioning Adapundi sebagai perusahaan fintech yang mengintegrasikan pertumbuhan bisnis dengan dampak sosial.
Direktur Utama Adapundi, Achmad Indrawan mengatakan pemilihan anak-anak difabel sebagai penerima manfaat bukan tanpa alasan.
Dia menjelaskan masih banyak anak difabel yang masih kurang mendapatkan dukungan dari sejumlah kalangan.
Kondisi itu menjadi semakin kompleks bagi anak-anak difabel yang hidup tanpa dukungan keluarga.
"Kami melihat masih terbatasnya akses kelompok difabel terhadap dukungan sosial, pendidikan, dan layanan kesehatan," ungkap Achmad dalam siaran persnya, Senin (9/3).
Mengacu pada data Regosek 2023, terdapat sekitar 4,3 juta penyandang difabel sedang hingga berat di Indonesia.










































