jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) punya cara baru untuk mencegah program pengentasan kemiskinan salah sasaran.
Pemkot Tangsel kini mengandalkan Data Rakyat Tangerang Selatan (DATARA) sebagai rujukan bersama bagi seluruh perangkat daerah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin mengatakan DATARA dibangun untuk mengakhiri persoalan perbedaan data antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Selama ini, kata dia, setiap dinas memiliki data masing-masing yang berpotensi menimbulkan perbedaan dalam menentukan penerima program.
"Dulu masing-masing dinas punya data Excel sendiri. Sekarang kami satukan supaya semua menggunakan satu sumber data," kata Asep dalam keterangannya, Sabtu (12/9).
DATARA mengintegrasikan berbagai sumber data, termasuk yang diselaraskan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta data sektoral Pemkot Tangsel.
Dengan basis data yang sama, pemerintah dapat melihat kebutuhan warga sekaligus mencocokkannya dengan program intervensi yang diberikan.
Asep menegaskan langkah tersebut penting untuk mencegah bantuan diberikan berulang kepada warga yang sama.

















































