jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Jogja Asian Film Festival (JAFF) Market memperluas hubungan antara industri film Indonesia dan ekosistem perfilman internasional dengan mengunjungi Toronto, Kanada pada 10–16 September 2026.
Di sana JAFF Market membangun dialog dengan beragam perwakilan ekosistem perfilman.
Market Director JAFF Market Linda Gozali mengatakan wadah ini dibangun untuk menjadi jembatan antara potensi industri film Indonesia dan peluang di tingkat internasional.
"Kami ingin makin banyak proyek dan pelaku industri Indonesia memperoleh akses terhadap jejaring, mitra, dan peluang kolaborasi yang dapat mendukung perjalanan karya mereka ke pasar yang lebih luas,” kata Linda.
Business Director JAFF Market Sekarini Seruni menambahkan potensi industri film Indonesia perlu dibawa ke dalam percakapan internasional yang tepat.
"Kehadiran kami di Toronto bukan hanya untuk memperkenalkan JAFF Market, tetapi juga membangun hubungan yang dapat berkembang menjadi kerja sama konkret bagi para pelaku industri dari Indonesia maupun negara lain,” ujarnya.
Lebih lanjut, kunjungan tersebut bertepatan dengan kehadiran Four Seasons in Java (Empat Musim Pertiwi) dalam program Centrepiece Toronto International Film Festival (TIFF) 2026.
Film yang ditulis dan disutradarai oleh Kamila Andini serta diproduseri Ifa Isfansyah melalui Forka Films menjadi satu-satunya film panjang Indonesia yang terpilih di TIFF tahun ini. (mcr25/jpnn)














































