jabar.jpnn.com, BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mendorong pengembangan infrastruktur perkeretaapian sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim usai melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah rencana strategis pengembangan infrastruktur perkeretaapian di wilayah Bogor, termasuk kepastian pembangunan Stasiun Sukaresmi.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa Pemkot Bogor pada prinsipnya siap mendukung rencana pembangunan tersebut, termasuk integrasi dengan program perumahan melalui pembangunan rumah susun di sekitar kawasan stasiun.
“Kami membahas terkait Stasiun Sukaresmi, termasuk rencana pembangunan rumah susun yang terintegrasi dengan program perumahan dari pemerintah pusat. Pada prinsipnya kami siap mendukung, karena ini sudah cukup lama dan perlu ada kepastian apakah Stasiun Sukaresmi jadi dibangun atau tidak,” ujar Dedie.
Selain itu, pertemuan juga menyoroti pengembangan akses menuju Stasiun Ciomas Rancamaya yang dinilai strategis untuk mendukung konektivitas wilayah selatan Bogor.
Menurut Dedie, pengembangan jaringan perkeretaapian di wilayah selatan Jawa Barat menjadi salah satu prioritas, termasuk rencana konektivitas antara Bogor dan Bandung.
Jalur ini diharapkan dapat menjadi alternatif perjalanan masyarakat tanpa harus melalui jalur utara.





































