jpnn.com - BANDUNG - Rencana revitalisasi atau penataan ulang kawasan Gedung Sate atau gedung Kantor Gubernur Jawa Barat di Kota Bandung menuai kritik dari berbagai kalangan.
Terbaru, muncul petisi menolak revitalisasi Gedung Sate dengan menghilangkan sebagian ruas Jalan Diponegoro atau sepanjang kurang lebih 130 meter.
Petisi tersebut dibuat oleh masyarakat atas nama Ricky N Sas.
Hingga sore ini petisi itu sudah ditandatangani sekitar 1.400 orang.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun merespons munculnya petisi itu. Dedi mengatakan bahwa Jalan Diponegoro yang melintasi Gedung Sate - Gasibu tidak akan ditutup.
"Saya bilang, sampai hari ini Jalan Diponegoro tidak ditutup," kata Dedi ditemui di Kabupaten Bandung, Senin (20/4).
Dia menjelaskan bahwa Jalan Diponegoro itu bukan ditutup, tetapi arus kendaraannya dialihkan memutar ke Jalan Cimandiri.
"Tidak ada penutupan Jalan Diponegoro, yang ada adalah pengalihan ruas Jalan Diponegoro yang asalnya membelah antara Gasibu dan Gedung Sate itu melingkar menjadi muter. Enggak ada penutupan," jelasnya.








































