Muncul Petisi Tolak Revitalisasi Gedung Sate, Dedi Mulyadi Merespons Begini

3 hours ago 16

Muncul Petisi Tolak Revitalisasi Gedung Sate, Dedi Mulyadi Merespons Begini

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Area Plaza Gedung Sate di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, ditutup dengan papan saat proses revitalisasi kawasan oleh Pemprov Jabar, Senin (20/4/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com - BANDUNG - Rencana revitalisasi atau penataan ulang kawasan Gedung Sate atau gedung Kantor Gubernur Jawa Barat di Kota Bandung menuai kritik dari berbagai kalangan.

Terbaru, muncul petisi menolak revitalisasi Gedung Sate dengan menghilangkan sebagian ruas Jalan Diponegoro atau sepanjang kurang lebih 130 meter.

Petisi tersebut dibuat oleh masyarakat atas nama Ricky N Sas.

Hingga sore ini petisi itu sudah ditandatangani sekitar 1.400 orang.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun merespons munculnya petisi itu.  Dedi mengatakan bahwa Jalan Diponegoro yang melintasi Gedung Sate - Gasibu tidak akan ditutup.

"Saya bilang, sampai hari ini Jalan Diponegoro tidak ditutup," kata Dedi ditemui di Kabupaten Bandung, Senin (20/4).

Dia menjelaskan bahwa Jalan Diponegoro itu bukan ditutup, tetapi arus kendaraannya dialihkan memutar ke Jalan Cimandiri.

"Tidak ada penutupan Jalan Diponegoro, yang ada adalah pengalihan ruas Jalan Diponegoro yang asalnya membelah antara Gasibu dan Gedung Sate itu melingkar menjadi muter. Enggak ada penutupan," jelasnya.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi merespons petisi penolakan revitalisasi kawasan Gedung Sate yang akan menutup Jalan Diponegoro di Kota Bandung. Penjelasannya begini

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |