jabar.jpnn.com, KARAWANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, masih menyelidiki penyebab kematian massal berbagai jenis ikan yang ditemukan mengambang di sejumlah titik saluran irigasi induk atau saluran primer di wilayah Kecamatan Karawang Timur.
Fenomena tersebut menjadi perhatian masyarakat setelah ribuan ikan ditemukan mati dan mengapung di sepanjang saluran irigasi sejak Senin (1/6) malam hingga Selasa (2/6).
Hingga kini, pemerintah daerah belum dapat memastikan penyebab kematian ikan karena hasil pemeriksaan laboratorium masih menunggu proses analisis lebih lanjut.
Kepala DLH Karawang, Asep Suryana, mengatakan pihaknya telah menerjunkan petugas ke lokasi untuk melakukan investigasi dan pengambilan sampel air serta ikan yang mati.
"Beberapa petugas kami sudah meluncur ke lokasi dan mengambil sampel air dan juga ikan yang mati. Kami belum tahu penyebabnya karena masih diselidiki," kata Asep.
Sebaran Lokasi Temuan Ikan Mati
Berdasarkan laporan warga dan hasil pemantauan lapangan, ikan mati ditemukan di sejumlah titik sepanjang saluran irigasi primer, di antaranya:
- Tanggul Johar, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur.
- Kawasan saluran irigasi sekitar Perumahan CKM.
- Beberapa titik lain di sepanjang saluran primer wilayah Karawang Timur.
Warga setempat menyebut jumlah ikan mati terus bertambah sejak pertama kali ditemukan pada Senin malam.




































