jpnn.com, JAKARTA - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) DKI Jakarta mulai memanaskan mesin prestasi.
Melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026, organisasi ini menegaskan ambisi besar untuk mencetak atlet-atlet unggulan yang mampu mendominasi level nasional hingga menembus panggung internasional.
Rakerprov yang digelar di Gedung KONI DKI Jakarta, Jakarta Pusat, menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran pengurus untuk menyusun strategi jangka panjang. Tak sekadar membahas program kerja, forum ini juga menjadi ajang konsolidasi demi memperkuat fondasi pembinaan atlet menuju target besar pada Pra PON dan PON XXI NTB 2028.
Ketua Umum FPTI DKI Jakarta Disyon menegaskan fokus utama organisasi saat ini adalah membangun sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan sejak usia dini melalui program Pelatda DKI Jakarta.
"Target utama program pembinaan adalah meraih prestasi terbaik melalui perolehan medali pada berbagai kejuaraan, sekaligus mempersiapkan atlet-atlet DKI Jakarta untuk lolos kualifikasi Pra PON dan meraih hasil optimal pada PON XXI Nusa Tenggara Barat Tahun 2028," ujar Disyon.
Tak hanya mengejar prestasi, FPTI DKI Jakarta juga menyiapkan pendekatan yang lebih modern dalam pembinaan atlet. Salah satunya dengan melibatkan orang tua secara aktif melalui program edukasi dan parenting yang bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai perkembangan mental, psikologi, hingga kebutuhan atlet selama menjalani latihan dan kompetisi.
Di sektor kompetisi, FPTI DKI Jakarta telah menyusun agenda padat sepanjang 2026. Kejuaraan Nasional Kelompok Umur (Kejurnas KU) 2026 yang digelar di Jakarta pada Juni mendatang menjadi salah satu ajang penting untuk mengukur kualitas atlet muda.
Selain itu, akan ada Kejuaraan Pelajar DKI Jakarta dan Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta Seri 1 sebagai wadah pencarian talenta-talenta baru.







































