jpnn.com, FLORES TIMUR - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) meresmikan Program Akses Air Bersih Desa Konga sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar air bersih dan sanitasi bagi masyarakat di Huntara 1 dan Huntara 2 Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur.
Program ini hadir sebagai respons atas kondisi darurat akses air bersih dan sanitasi yang masih dialami warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang berlangsung sejak akhir 2023 dan berlanjut hingga 2025.
Sejak aktivitas vulkanik meningkat, ribuan warga terpaksa mengungsi dan tinggal di hunian sementara dengan keterbatasan fasilitas dasar.
Ketersediaan air bersih di Huntara masih belum mencukupi, distribusi air bantuan tidak selalu rutin, serta fasilitas sanitasi yang terbatas berpotensi meningkatkan risiko kesehatan dan kondisi lingkungan yang kurang layak.
Menanggapi hal tersebut, PT. SMI menghadirkan sarana air bersih dan sanitasi yang lebih memadai untuk mendorong kualitas hidup warga serta menciptakan lingkungan pemukiman sementara yang lebih sehat dan aman.
Program Akses Air Bersih Desa Konga mencakup pembangunan sumur bor, bak penampungan air, fasilitas MCK, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung operasional, serta sarana keran wudhu dan akses distribusi air bagi warga.
Sarana air bersih ini juga dapat difungsikan untuk mendukung pengairan lahan pertanian masyarakat setempat.
Program ini ditargetkan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 450–600 KK atau setara 4.954–5.500 jiwa, serta menekan ketergantungan warga terhadap pembelian air bersih hingga 50%.














































