jpnn.com, BANDUNG - PT Pertamina International Shipping (PIS) menghadirkan Ocean LiteraSEA 2.0 – Workshop Guru Empatik dan Pembelajaran Interaktif, sebagai bentuk dalam mendukung penguatan pendidikan kemaritiman di wilayah pesisir Indonesia.
Kickoff program dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026 di Auditorium Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) secara hybrid, dengan melibatkan guru-guru dari berbagai wilayah di Indonesia.
Program ini dilaksanakan bersama Yayasan Inovasi Muda Indonesia sebagai mitra implementator, serta berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan UPI, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan BPPMPV KPTK Gowa.
Workshop ini menjadi ruang kolaborasi multipihak dalam membahas penguatan pendidikan kemaritiman, pembelajaran interaktif, pendekatan guru empatik, serta pengembangan perangkat pembelajaran yang inklusif dan kontekstual bagi sekolah-sekolah pesisir Indonesia.
Melalui Workshop Guru Empatik dan Pembelajaran Interaktif, para guru jenjang SD, SLB, SMA/SMK mendapatkan penguatan kapasitas dalam mendesain pembelajaran interaktif berbasis lingkungan pesisir, mengintegrasikan isu kemaritiman dalam pembelajaran, mengembangkan media ajar kreatif dan kontekstual, hingga penggunaan pendekatan storytelling dan experiential learning.
Selain itu, program ini juga mendorong penguatan komunikasi empatik serta pendekatan sosial emosional dalam proses belajar mengajar.
“Melalui Ocean LiteraSEA, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda pesisir bahwa laut adalah masa depan yang harus dijaga bersama,” ujar Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita.
Dia menambahkan program ini juga menjadi bagian dari kontribusi PIS dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan global yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Sustainable Development Goals (SDGs).







































