jpnn.com - MOSKOW - Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Hossein Mohebi pada Kamis (20/8), mengatakan bahwa Iran telah menyiapkan senjata presisi yang lebih dahsyat jika kembali terjadi permusuhan di kawasan Timur Tengah.
"Jika perang kembali pecah, senjata yang kami gunakan tentu akan berbeda, baik dari segi generasi hulu ledak, tingkat presisi, jangkauan rudal, maupun parameter lainnya," kata Mohebi seperti dikutip kantor berita Iran Defa Press.
Pejabat senior militer Iran itu menambahkan bahwa Teheran terus meningkatkan seluruh persenjataannya dengan mengembangkan senjata yang lebih presisi, lebih destruktif, dan lebih maju secara teknologi.
Mengutip pejabat AS, CNN sebelumnya melaporkan bahwa AS beralih ke strategi "pencekikan" ekonomi secara bertahap terhadap Iran daripada mengambil tindakan militer.
Presiden AS Donald Trump kemudian mengumumkan operasi ekonomi terhadap Iran, dan menyebutnya sebagai upaya isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, serta mendesak negara-negara sekutu untuk bergabung. (Antara/jpnn)









































