jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dua influencer atau publik figur, Dilan Janiyar Ramadhani dan Ratu Felisha batal menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Timur pada Kamis (20/8). Keduanya direncanakan dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan dalam promosi atau endorse arisan online fiktif yang dijalankan selebgram asal Bali Joiss Nydia Khaliza.
Kasubdit I Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jatim AKBP Erik Pradana mengatakan kedua influencer tersebut berhalangan hadir. Pemeriksaan akan dijadwalkan ulang pekan depan, tetapi belum dipastikan tanggalnya.
"Hari ini (rencananya pemanggilan) dua (influencer), Dilan Janiyar Ramadhani sama Ratu Felisha. Konfirmasinya minta dijadwalkan minggu depan semuanya," kata Erik, Kamis (20/8).
Selain mereka berdua, polisi juga akan memanggil publik figur lain untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut. Total ada sekitar 17 influencer atau tokoh publik yang akan dipanggil.
"Iya betul (total) 17 (influencer yang dipanggil)," ujarnya.
Sebelumnya, Polda Jatim mengungkap dugaan penipuan arisan online fiktif yang menyeret Joiss Nydia Khaliza. Selebgram asal Bali tersebut diduga menipu ratusan orang dari berbagai wilayah di Indonesia melalui program arisan online yang dipromosikannya.
Bimo mengatakan berdasarkan hasil penyidikan dan pendalaman sementara, terdapat sekitar 140 korban arisan online yang menggunakan nama JNK.
"Berdasarkan hasil penyidikan dan pendalaman, ada ratusan korban, berjumlah sekitar 140 korban arisan online by JNK terdapat di beberapa wilayah Indonesia," ujar Bimo.






































