9 Anak Sekolah di Sleman Terpapar Radikalisme dan Konten Kekerasan Ekstrem

2 hours ago 14

Kamis, 20 Agustus 2026 – 19:05 WIB

9 Anak Sekolah di Sleman Terpapar Radikalisme dan Konten Kekerasan Ekstrem - JPNN.com Jogja

Ilustrasi - Anak pengguna ponsel yang rentan terpapar paham radikalisme. Foto: Ricardo/JPNN.com

jogja.jpnn.com, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, tengah membina dan merehabilitasi sembilan anak usia sekolah yang terindikasi terpapar paham radikalisme serta konten kekerasan ekstrem. Jumlah tersebut akumulasi dari temuan sepanjang 2025 hingga 2026.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman Muhammad Aji Wibowo mengungkapkan pendataan mencatat tiga anak terdeteksi pada 2025 dan enam anak pada 2026.

Penanganan seluruh anak yang berusia 12 hingga 17 tahun (jenjang SMP dan SMA) ini dilakukan bekerja sama dengan Pemprov DIY serta Densus 88 Antiteror Polri.

"Seluruh anak yang terpantau sudah kami tangani dan bina. Paparan ini masih bersifat individual, diperoleh secara mandiri lewat smartphone dan grup media sosial seperti WhatsApp, serta belum terikat jaringan organisasi atau kelompok separatis," ujar Aji di Sleman, Kamis.

Aji mengatakan faktor pemicu utama masuknya paham radikal tersebut umumnya berasal dari kondisi psikologis dan lingkungan, seperti menjadi korban perundungan (bullying), merasa kesepian, kurang perhatian, hingga masalah keharmonisan keluarga.

Anak-anak yang menjadi pemurung dan menyendiri cenderung mencari pelarian ke ponsel cerdas untuk membuktikan keberadaan diri.

Kepala Bidang Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Sleman Bagus Jalu Anggara menambahkan temuan ini bermula dari pengembangan informasi oleh Densus 88.

Jenis paparan yang dialami para siswa cukup bervariasi. Sebagian anak masuk ke grup media sosial yang membahas ideologi radikal seperti khilafah dan ISIS.

Sembilan anak sekolah di Sleman terdeteksi terpapar paham radikal dan konten kekerasa ekstrem. Saat ini sedang dibina oleh pihak berwenang.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |