jpnn.com, PONTIANAK - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau akrab disapa Menko Zulhas memastikan penyaluran pupuk bersubsidi bagi petani di Provinsi Kalimantan Barat berjalan lancar.
Kepastian tersebut disampaikannya saat menghadiri 'Rembuk Tani' di Pontianak, Jumat (5/6).
Menurut Menko Zulhas, berkat penyederhanaan tata kelola penyaluran pupuk yang didukung penuh Presiden Prabowo Subianto, pupuk bersubsidi kini dapat diterima petani sebelum memasuki musim tanam.

Dalam dialog bersama petani, Menko Zulhas menjelaskan pemerintah telah memangkas berbagai prosedur birokrasi yang sebelumnya memperpanjang rantai distribusi pupuk.
Jika dahulu penyaluran pupuk memerlukan banyak persetujuan dari berbagai tingkatan pemerintahan, kini mekanismenya lebih sederhana sehingga pupuk dapat langsung disalurkan kepada petani terdaftar secara lebih cepat dan tepat waktu.
"Pupuk harus sudah ada sebelum waktu tanam. Karena itu kita ubah semua aturan, Presiden Prabowo dukung penuh, keluar namanya Perpres (Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, kemudian disempurnakan dengan Perpres 113/2025, Red). Aturan yang banyak dipangkas, sekarang mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi dari Pupuk Indonesia langsung ke petani terdaftar," tegas Menko Zulhas.
Penyederhanaan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi ini menjadikan pupuk bisa ditebus sejak awal tahun.









































