FWD Soroti Tingginya Kekhawatiran Finansial di Tengah Dinamika Ekonomi

11 hours ago 28

Rabu, 03 Juni 2026 – 17:20 WIB

FWD Soroti Tingginya Kekhawatiran Finansial di Tengah Dinamika Ekonomi - JPNN.com Jabar

Direktur Utama FWD Insurance, Jeffrey Woo. Foto: sources for JPNN

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Masyarakat dinilai semakin membutuhkan perlindungan finansial di tengah ketidakpastian ekonomi dan berbagai dinamika kehidupan yang terus berkembang,

Kondisi tersebut juga terlihat di Jawa Barat, termasuk Kota Bandung yang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif terbesar di Indonesia, mencapai 6,24 juta orang. Angka tersebut menggambarkan besarnya jumlah masyarakat usia produktif yang membutuhkan perencanaan keuangan jangka panjang.

Di sisi lain, hasil survei FWD Consumer Outlook Survey di Indonesia yang dilakukan FWD Group bersama Ipsos menunjukkan masih banyak masyarakat yang belum merasa aman secara finansial.

Sebanyak 66 persen responden mengaku masih merasa stres, khawatir, atau sekadar bertahan dari sisi keuangan. Sementara itu, hanya 34 persen yang menyatakan cukup percaya diri terhadap kondisi finansial mereka.

Melihat kondisi tersebut, kebutuhan terhadap instrumen perlindungan dan perencanaan keuangan dinilai semakin relevan bagi masyarakat.

Direktur Utama FWD Insurance, Jeffrey Woo mengatakan perlindungan keuangan saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan mitigasi risiko, tetapi juga membantu masyarakat menyusun perencanaan masa depan yang lebih terarah.

"Kami memahami bahwa di tengah berbagai perubahan yang terjadi saat ini, banyak masyarakat ingin memiliki masa depan yang lebih tenang dan terarah. Karena itu, kebutuhan akan perlindungan kini tidak hanya soal berjaga-jaga terhadap risiko yang mungkin terjadi, tetapi juga menghadirkan manfaat tunai yang terstruktur serta kepastian dalam perencanaan keuangan, sehingga nasabah merasa yakin dalam merencanakan masa depan dan bisa fokus menjalani hidup," kata Jeffrey dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).

Survei menunjukkan 66% masyarakat masih khawatir soal kondisi finansial. Kebutuhan perlindungan dan perencanaan keuangan dinilai semakin meningkat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |