jpnn.com - Gelombang kritik yang menerpa mobil listrik pertama Ferrari, Luce, tampaknya belum juga mereda.
Ferrari Luce terus menjadi bahan perdebatan sejak pertama kali diperkenalkan kepada publik.
Sebagian penggemar menilai desain Luce terlalu jauh dari karakter Ferrari yang selama ini identik dengan mobil sport berperforma tinggi.
Tidak sedikit pula yang menyebut tampilannya kurang menggambarkan DNA khas pabrikan asal Italia tersebut.
Respons negatif itu, bahkan sempat memengaruhi pasar.
Saham Ferrari dilaporkan pernah terkoreksi hingga delapan persen, setelah kemunculan model tersebut menuai banyak komentar miring.
Menanggapi berbagai kritik yang beredar, CEO Ferrari, Benedetto Vigna, memilih memberikan pembelaan.
Dia meminta publik tidak terburu-buru menghakimi sebelum melihat dan merasakan langsung mobil listrik tersebut.







































