jpnn.com, JAKARTA UTARA - Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) memulai pembangunan kampus permanen baru Sekolah Pelita Harapan (SPH) Pluit pada Selasa (2/60.
Pembangunan kampus baru itu menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan Kristen internasional di Jakarta Utara.
Acara peletakan batu pertama sekolah tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Gubernur Daerah Khusus Jakarta, para pemimpin nasional, tokoh masyarakat, orang tua, siswa, pendidik, serta perwakilan komunitas YPPH dan SPH.
Total sekitar 400 tamu hadir dalam seremoni peletakan batu pertama tersebut.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Menurutnya, pembangunan sekolah tidak hanya berkaitan dengan fasilitas fisik, tetapi juga pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
“Saya setuju bahwa pendidikan adalah tentang investasi sumber daya manusia; ini bukan hanya tentang pembangunan fisik sekolah, tetapi yang lebih penting adalah membentuk karakter generasi masa depan kita dan memastikan bahwa bangsa kita dibangun dengan kuat,” ujar Abdul Mu’ti.
Kampus baru SPH Pluit yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 2,2 hektare di kawasan strategis yang berdekatan dengan Lippo Mall Pluit ditargetkan selesai pada Desember 2027 dan mulai beroperasi pada Januari 2028.







































