jpnn.com, BERAU - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut kelompok penerima persetujuan Perhutanan Sosial di Berau dan sekitarnya nisa menjaga kawasan mereka dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Hal demikian dikatakan dia saat mengunjungi Berau di Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (26/8) kemarin untuk memberikan sertifikat Perhutanan Sosial.
Dia menuturkan pemberian akses kelola hutan oleh Kemenhut sebenarnya demi mewujudkan kelestarian kawasan.
“Ini bagian dari kebijakan kami, agar hutan lestari, tetapi tetap bisa diakses oleh masyarakat sekitarnya, sekaligus menjadi cara kami mengelola konflik dan memberikan penanggung jawab yang jelas,” kata Raja Juli dalam keterangan persnya, Jumat (28/8).
Diketahui, enam sertifikat persetujuan Perhutanan Sosial diterima oleh kelompok masyarakat.
Satu di antaranya LPHD Lobang Beloh dengan luas 4.962 hektare yang mencakup 85 kepala keluarga (KK).
Kepada kelompok tersebut, Raja Juli berpesan agar kawasan dijaga dari kebakaran dan dimanfaatkan secara produktif.
“Mohon dijaga dari kebakaran dan jadikan lahan produktif,” ujarnya.









































