jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat terkait mekanisme penataan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite.
Rencana pembatasan berdasarkan kelompok pengeluaran masyarakat atau desil hingga saat ini belum mendapatkan arahan teknis untuk diimplementasikan.
"Kami masih terus menunggu arahan dari pemerintah terkait hal tersebut," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron di Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (26/8).
Seraya menanti keputusan pemerintah, Pertamina terus berupaya mengedukasi masyarakat untuk bijak menggunakan energi.
Baron mengungkapkan pihaknya menggencarkan kampanye edukasi tersebut kepada seluruh konsumen.
Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih memahami pentingnya menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan mereka.
Edukasi ini diharapkan mampu menjamin distribusi energi nasional menjadi lebih merata bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan.
Baron menyatakan pihaknya berkomitmen untuk terus menjadi jembatan informasi agar setiap kebijakan energi nasional dapat tersalurkan dengan tepat sasaran.









































