jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengungkap tiga aspek yang membuat momen gandengan tangan antara Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri dengan Presiden RI Prabowo Subianto saat peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai peristiwa wajar.
Pertama, kata Said, Megawati dan Prabowo sudah berteman lama dan sama-sama pernah berjuang pada Pilpres 2009.
"Kedua beliau ini menjadi sahabat yang sudah terjalin puluhan tahun," kata dia melalui layanan pesan, Selasa (2/6).
Said menyatakan hubungan Megawati dan Prabowo tak luntur meski kedua tokoh dalam kubu berbeda pada Pilpres 2014.
"Pertemanan kedua beliau ini tulus, tak ada cela," ujarnya.
Aspek kedua, kata dia, kedua sosok mengedepankan urusan kenegaraan dibandingkan kepentingan personal.
Dia menuturkan Megawati saat ini masih menjabat Ketua Dewan Pengarah BPIP dan BRIN ketika Prabowo menjabat Presiden RI.
Menurutnya, Megawati yang berstatus Ketum PDIP tetap dipercaya dalam tugas kenegaraan ketika partai berkelir merah bukan bagian pemerintahan.







































